Berawal Dari Coba-coba, Kini Malah Ketagihan

Anton Eko Yunaryanto saat bersepeda/foto: dok. Anton

Bagikan

isjnews.com, Jombang. Siapa yang menyangka, berawal dari mencoba berangkat kerja menggunakan sepeda, kini malah menjadi kecanduan untuk terus mengayuh pedal sepedanya. Anton Eko Yunaryanto, salah satu penggiat sepeda untuk berangkat maupun pulang kerja.

Semula hanya satu kali dalam seminggu menggunakan moda transportasi sepeda untuk berangkat kerja. Ini dilakukan, karena Dia menyadari bahwa rutinitas di kantor yang hanya duduk-duduk di ruangan yang ber AC mulai pagi hingga sore hari. Bahkan terkadang hingga larut malam untuk kerja lembur di kantornya, bila sedang dalam deadline mengerjakan laporan bulanan. Jadi kurang ada waktu untuk berolahraga.

“Semula cuma iseng saja bersepeda ke kantor. Niatnya sih sekaligus berolahraga. Mengingat kerja di kantor cuma duduk di depan komputer diruangan yang ber-AC,” jelas Anton Eko Yunaryanto yang akrab dipanggil Antey.

Guna mensiasati waktu berolahraga, agar tubuh tetap segar bugar dalam beraktivitas, maka harus pintar-pintar mengatur waktu berolahraga. Itulah salah satu alasan menggunakan sepeda untuk berolahraga sembari berangkat maupun pulang kerja di kantor Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di daerah Kandangan, Kediri.

Setiap pagi, Anton Eko Yunaryanto berangkat dari rumahnya di Kelurahan Kaliwungu, Jombang sekira pukul 06:00 pagi. Sebab jarak rumah hingga kantor Dia bekerja berjarak kurang lebih 26 kilometer.

“Harus berangkat pagi, karena jaraknya jauh. Jangan sampai terlambat setibanya di kantor agar bisa beristirahat serta persiapan sebelum melaksanakan aktifitas,” ungkap Antey pada isjnews.com.

“Kini malah jadi kecanduan untuk menggunakan sepeda sebagai moda transportasi di manapun,” tambah Pria yang beberapa waktu lalu diangkat sebagai Ketua B2W (bike to work) cabang Jombang.

Saat ini, Pria yang semula menggunakan sepeda motor dalam beraktivitas, telah memantapkan untuk menggunakan sepeda sebagai alat transportasi utama. Dan mulai aktif mengkampanyekan kepada masyarakat untuk kembali menggunakan sepeda sebagai alat transportasi dan tertib berlalulintas, melalui beberapa komunitas pesepeda di Jombang.

“Banyak mas, komunitas-komunitas sepeda di Jombang. Tapi hanya sebatas hobi saja dan bukan sebagai moda transportasi utama dalam beraktivitas,” tambahnya.

Sebagai pemangku Ketua B2W Jombang, Pria kelahiran tahun 1976 ini mengungkapkan bahwa mulai sekarang lebih fokus pada edukasi serta Advokasi ke masyarakat tentang pesepeda dan aturan hukum yang berlaku untuk pesepeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *