Sen. Jul 22nd, 2019

Dua Pengedar Narkoba Diamankan Polsek Peterongan

isjnews.com, Jombang: Dua orang yang diduga sebagai pengedar Narkoba jenis Pil Dobel L, diamankan Anggota Unit Reskrim Polsek Peterongan, Kabupaten Jombang.

Keduanya diamankan pada hari yang sama namun di tempat dan waktu yang berbeda yakni, pada Jum’at (17/05/19).

Mereka adalah Bayu Bisma (30), yang bekerja sebagai kernet asal Dusun Pengalangan, Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Ia di tangkap di bawah fly over, Desa/Kecamatan Peterongan, pada pukul 19:10 Wib.

Serta satu rekannya bernama Tri Joko Harianto (33), asal Dusun Pengalangan, Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, ditangkap di desanya sekira pukul 22:30 Wib.

Penangkapan keduanya bermula dari informasi warga bahwa di wilayah fly over sering digunakan transaksi jual beli barang haram tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan seorang saksi bernama Ovi yang kedapatan membawa pil setan sebanyak 2 klip plastik yang berisi 16 butir.

“Kami berhasil menangkap saksi beserta barang bukti pil dobel L. Setelah kami mintai keterangan, ia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari tersangka Bayu,” ucap AKP Sugianto, Kapolsek Peterongan.

Ia menambahkan, setelah dilakukan pencarian, tersangka Bayu dapat diamankan beserta barang bukti berupa uang tunai hasil penjualan pil dobel L sebesar 50 ribu rupiah dan 1 unit Hp Merk SIAOMI warna Gold.

“Kami lakukan pencarian dan berhasil mengamankan tersangka beserta barang buktinya,” imbuhnya.

Dari keterangan tersangka Bayu, masih lanjut Sugianto, kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil mengamankan satu orang yang juga sebagai pengedar yakni Tri Joko Harianto.

“Kami kembangkan kasus ini dan berhasil menangkap satu pengedar lagi dengan barang bukti 50 butir pil dobel L yg dikemas dalam 7 plastik klip, 100 lembar plastik klip, Uang tunai sebesar 380 ribu serta 1 Unit HP Merk Samsung J2 warna Gold,” terangnya.

Keduanya kemudian diamankan di amankan beserta barang buktinya. Mereka akan dijerat dengan pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman 10 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *