Sen. Jun 17th, 2019

TERGERUS AIR KALI GUNTING JEMBATAN LAMA KAROBELAH AMBRUK

  • 157
    Shares

isjnews.com, Jombang; Hujan dengan intensitas deras mengguyur Jombang kemarin sore hingga malam (19/03/2019) mengakibatkan Debit air dibeberapa aliran sungai mengalami peningkatan cukup signifikan, tak terkecuali Kali Gunting yang merupakan pertemuan 3 sungai besar di wilayah Mojoagung meningkat Debit dan arus airnya.

Kencangnya arus dari sore mengakibatkan tergerusnya Pondasi jembatan penghubung dua Dusun di Desa Karobelah Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang ini.

“Kejadian ambruknya jembatan ini sekira pukul 24.00 tadi malam, selain Penghubung dua Dusun jembatan ini juga merupakan penghubung Alternatif Kendaraan roda dua untuk Kecamatan Mojoagung dan Sumobito, ambruk dan patah disisi barat sungai atau tepatnya di Dusun Pulo, Desa Karobelah”,ungkap Sunhadi selaku kepala desa Karobelah, Selasa (20/03/19).

“Alhamdulillah saat kejadian ini tidak ada warga yang melintas sehingga tidak ada korban jiwa”, imbuh Sunhadi.

Sebelum robohnya jembatan ini, Pemerintah Desa Karobelah sudah memberi Himbauan agar Tossa (baca:kendaraan bermotor roda tiga) dilarang lewat jembatan ini dikarenakan jembatan rusak (longsor) himbauan ini dengan pertimbangan keamanan karena berat Tossa saat melintas akan mempercepat Robohnya jembatan. Yang hingga saat ini rambu tersebut tertempel di bibir masuk Jembatan.

Dengan robohnya jembatan lama ini Warga yang hendak menyeberang harus memutar mengunakan Jembatan Baru yang telah diresmikan bulan lalu, dengan jarak 500m diselatan jembatan lama ini.

Jembatan lama ini dibangun sekira tahun 1950an dengan lebar 1,5 meter dan panjang lebih kurang 35 meter membentang diatas Kali Gunting.

“Harapan warga agar dinas terkait segera memperbaiki supaya aktivitas warga bisa melalui jembatan ini dan tidak lagi memutar jauh, khususnya para pelajar, kasihan kalau jauh”,saut Heru warga setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *