Sel. Mei 21st, 2019

Elpiji Bocor, Ludeskan Dapur Warga di Desa Tapen

Kondisi dapur bapak Kasmijo setelah terbakar/foto:istimewa

isjnews.com, Jombang. Sebuah dapur milik warga Dusun Pagendingan, Rt. 01/Rw. 01, Desa Tapen, Kec. Kudu, Kabupaten Jombang ludes dilalap api beserta isinya pada hari Rabu (06/03/2019) sekira pukul 13:30 wib.

Kejadian bermula saat pemilik rumah Kasmijo (60) warga Dusun Pengendingan, Desa Tapen bermaksud mengganti tabung elpijinya yang telah habis dengan tabung yang baru. Karena ada kebocoran gas melalui selang regulator dan menimbulkan percikan api, maka merambat barang-barang yang ada didekatnya hingga menimbulkan kobaran api.

Karena panik dan takut tabung elpiji meledak, Kasmijo berlari keluar rumah dengan tergesa-gesa hingga kakinya tersandung dan terjatuh. Beruntung tidak mengakibatkan luka yang serius dan hanya mengalami luka lecet di bagian kaki serta tangannya.

Warga yang melihat kejadian tersebut, segera menolong bapak Kasmijo serta menghubungi sekretaris Kecamatan Kudu guna melanjutkan laporan ke BPBD Kabupaten Jombang.


Baca Juga:


Tidak berselang lama, petugas BPBD Kabupaten Jombang sekira pukul 14:00 wib tiba di lokasi kejadian dan melakukan pemadaman serta pembasahan di sekitar lokasi dengan dibantu oleh warga sekitar. Beruntung api tidak merambat ke bangunan lainnya, dan hanya membakar dapur beserta isinya.

Dalam proses pemadaman kebakaran tersebut, BPBD Kabupaten Jombang dibantu warga sekitar serta Babinsa, perangkat Desa. Juga beberapa anggota komunitas yang ada di Jombang, diantaranya ada IEA Jombang dan Komunitas Facebook Info Lantas dan Kriminal Jombang (ILKJ) Korwil Kudu.

mobil BPBD Jombang sedang melakukan pemadaman dan pembasahan

Ini merupakan hasil dari perkembangan BPBD Kabupaten Jombang yang selalu aktif menggandeng komunitas-komunitas yang ada daerah Kabupaten Jombang dalam menanggulangi setiap bencana atau peristiwa di Jombang. Tanpa bantuan dari berbagai komunitas, BPBD Jombang tidak bisa maksimal menjangkau wilayah Kabupaten Jombang yang luas tersebutlah. Dengan peran aktif dari banyaknya komunitas, serta minimnya personil dan alat yang tersedia di BPBD Kabupaten Jombang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *