Kam. Mar 21st, 2019

Hidup Sendiri, Warga Candimulyo Ditemukan Dalam Kondisi Membusuk

Jasad Djoni akan di bawa ke RSUD

isjnews.com, Jombang. Warga jl. Flamboyan Dusun Sidobayan, Desa Candimulyo Kecamatan/Kabupaten Jombang digemparkan oleh penemuan seseorang yang meninggal dunia di rumahnya dlam kondisi sudah membusuk di bawah tempat tidur, pada hari Senin (25/02/2019) sekira pukul 07:15 wib.

Sesuai dengan informasi yang dikumpulkan team isjnews.com, warga yang meninggal dunia sudah dalam kondisi membusuk bernama Djoni Suhendra Swen (78 ), warga jl. Flamboyan no. 6 Rt/01 Rw/04, Dusun Sidobayan, Desa Candimulyo, Kecamatan/Kabupaten Jombang.


Baca Juga


Menurut keterangan saksi, ada bau busuk tercium di dalam rumah bapak Joni Suhendra Swen, lalu menghubungi anaknya yang tinggal di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

“Tadi ada keluarganya yang mau berkunjung, tapi kok tercium bau busuk dari dalam rumah”,ungkap Sulaiman (57), tetangga di jalan Flamboyan Ry/01 Rw/04 Dusun Sidobayan, Desa Candimulyo, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

“Maka, saya menghubungi anaknya yang tinggal di Kelurahan Kepatihan”,lanjut Sulaiman.

“Setahu saya kan pak Joni ini tinggal sendirian di rumahnya, sebab anaknya ada 3 orang. Namun dua di antaranya sudah meninggal dunia, sementara anak yang masih hidup tinggal di Kepatihan”,tambah Sulaiman menjelaskan.

Kapolsek Jombang kota, Akp HM. Suparno, SH, saat di konfirmasi melalui pesan singkat membenarkan adanya laporan dari warganya perihal penemuan orang yang meninggal dunia di rumah sudah dalam kondisi membusuk.

“Iya, ada laporan bahwa ditemukan orang meninggal dunia sudah dalam keadaan membusuk di rumah”,jawab Kapolsek Jombang kota.

“Untuk menindaklanjuti laporan dari warga, Kami sudah menugaskan petugas untuk mengecek di lokasi, serta mendata dan mengumpulkan keterangan-keterangan saksi di lokasi”,imbuh Akp HM. Suparno.

Jasad Djoni saat ditemukan warga sudah banyak belatungnya

Pak Djoni Suhendra Swen ini tinggal seorang diri di jl. Flamboyan Dusun Sidobayan, Desa Candimulyo. Dari keterangan tetangganya, sebenarnya memiliki 3 orang anak. Namun 2 dari ketiga anaknya sudah meninggal dunia. Sementara anak satu-satunya yang masih hidup, tinggal di Kelurahan Kepatihan Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Karena hidup sebatang kara, kemungkinan pak Joni tidak ada yang mengetahui saat meninggal dunia. Sehingga pada saat ditemukan tubuh pak Djoni sudah banyak belatungnya. Diperkirakan sudah meninggal beberapa hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *