Kam. Mar 21st, 2019

Curi Motor Buat Nyabu, Pemuda Pasuruan Di Ringkus Polres Jombang

  • 161
    Shares

isjnews.com, Jombang: Kecanduan sabu – sabu, dua pemuda asal Pasuruan lakukan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Jombang. Keduanya lantas di amankan anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Jombang, saat menggelar pesta barang haram tersebut di rumah kosong yang berada di Desa Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Mereka adalah Andi (23) dan Alief (23), pemuda pengangguran asal Kabupaten Pasuruan. Penangkapan tersangka dilakukan setelah petugas mendapat laporan dari masyarakat bahwa di rumah kosong tersebut sering digunakan untuk pesta sabu – sabu.

Usai dilakukan penyelidikan selama dua pekan, akhirnya tersangka berhasil diamankan pagi hari sekira pukul 03:00 Wib, pada Rabu (13/02).

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP. Moch. Mukid memaparkan, kedua tersangka tak berkutik saat digrebek petugas. Mereka tertangkap tangan saat gelar pesta sabu – sabu di rumah kosong yang berada di Jalan Dewi Sartika, Desa Sengon, Kecamatan Jombang.


BacaJuga


Barang Bukti Sabu – Sabu

“Setelah melakukan pengintaian akhirnya kami berhasil meringkus keduanya di rumah kosong saat pesta sabu, mereka diamankan beserta barang bukti sabu – sabu beserta alat hisapnya,”ujarnya Mukid, saat gelar rekontruksi di Mapolres Jombang, Jum’at 22/02/19.

Ia menambahkan, saat kami interogasi mereka mendapatkan barang haram tersebut dari seorang bernama AM warga Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, yang saat ini sudah kami tangkap.

“Keduanya mendapatkan sabu – sabu dari AM, dan saat ini sudah kami tangkap di rumahnya,”imbuhnya.

Tak hanya itu, tersangka juga mengakui telah melakukan pencurian kendaraan bermotor di sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Jombang. Dan hasil dari penjualan kuda besi tersebut digunakan untuk membeli sabu – sabu.

“Mereka juga melakukan pencurian kendaraan bermotor di 4 Tkp, yakni 2 di wilayah kota Jombang (Di apotik dan alfamart), satu di SPBU Mojoagung dan satu lagi di teras rumah warga di Mojowarno. Dan hasil dari pencurian tersebut digunakan untuk membeli sabu,”pungkasnya.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti satu plastik klip berisi sabu seberat 0.34 gram, satu buah pipet kaca berisi sabu, satu buah alat hisap, satu buah konci T dan dua buah HP.

“Untuk kasus curanmor, nanti pihak kami akan bekerja sama dengan Satreskrim guna pengembangan lebih lanjut,”tandas Mukid.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub 112 ayat (1) UU RI Nomer 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan denda maksimal 10 milyar rupiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *