Ming. Feb 24th, 2019

Diamankan Polres Jombang Saat jual Motor, Dua Pemuda Tak Berkutik

  • 657
    Shares

isjnews.com, Jombang: Unit RESMOB Polres Jombang, menangkap dua pemuda pelaku pencurian kendaraan bermotor di kawasan jalan depan SPBU yang berada di Kecamatan Mojowarno, Kamis (07/02/19).

Tersangka

Penangkapan dilakukan sekira pukul 14:30 Wib, ketika salah satu tersangka pencurian bernama Viki Efendi (22), asal Dusun Klagen, Desa Karanglo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, sedang bertransaksi menjual motor hasil curiannya.


Baca berdasarkan kategori :


Dari hasil keterangan Viki, petugas kemudian menangkap rekannya yang berada dirumahnya yakni, Andik Setyawan (19), asal Dusun Brasut, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Kedua tersangka berhasil diamankan setelah petugas mendapatkan laporan dari warga bernama Aris Rahmat Setyawan, seorang perangkat desa asal Dusun Pesantren, Desa Krembangan, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Yang mengaku kehilangan motornya saat diparkir di depan rumah.

Barang Bukti Motor Curian

“Pencurian terjadi pada hari Sabtu 02 Februari 19, sekitar pukul 23:30 Wib. Saat itu korban sedang memarkir motornya di depan rumahnya. Setelah korban keluar, motor sudah hilang,”ujar AKP. Azi Pratas Guspitu, Kasatreskrim Polres Jombang.

Lebih lanjut Azi memaparkan, pelaku saat beraksi dengan cara mendorong motor hingga berada di jalan. Kemudian menyalakan motor tersebut dan kabur.

“Pelaku dengan mudah menggondol motor tersebut karena kunci kontak masih menempel di kendaraan. Mereka cukup dengan mendorong motor ke jalan kemudian langsung dibawa kabur,”imbuhnya.



Atas perbuatannya, kini mereka harus mendekam di tahanan Polres Jombang, dengan barang bukti hasil curiannya yaitu 1 buah unit sepeda motor honda scoopy warna hitam putih dengan Nopol S 6666 O beserta STNK nya.

Petugas juga mengamankan 1 unit sepeda motor honda beat warna hitam Nopol S 3198 OB (sebagai sarana). Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian kendaraan bermotor, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *