Ming. Apr 21st, 2019

Mendalami Ilmu Kebatinan, nekat Bersemedi di Sungai

Rendi yang bersemedi di tengah sungai Gude-Ploso

isjnews, Jombang. Masyarakat yang melewati jalan raya Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang pada Minggu (03/02) sekira pukul 14:00 wib, sempat dibuat heboh karena aksi seseorang yang menceburkan dirinya di sungai Gude-Ploso serta melakukan “semedi”.

Menurut informasi yang dikumpulkan, laki-laki terebut bernama Rendi Kusuma (34), warga jalan Penegak no. 31 Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang. Yang saat itu mengendarai sepeda motor Mega Pro dengan nopol S 5197 XK.

Akibat tingkah laku Rendi, jalan raya Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, sempat dibuat macet. Pasalnya banyak warga yang penasaran dengan apa yang sedang terjadi di sana. Bahkan tidak sedikit yang mengabadikan peristiwa tersebut menggunakan ponsel pribadinya.

Dari keterangan saksi di lokasi kejadian sebelum menceburkan diri kesungai, terlihat ngomel-ngomel sendiri lalu mendorong sepeda motornya ke arah sungai. Tidak berselang lama, Rendi ikut menceburkan diri, bahkan malah beraksi dengan “bersemedi”.

“Tadi tidak terjadi apa-apa, kok tiba-tiba ngomel sendiri dan mendorong sepedanya ke sungai”, ungkap saksi yang tidak mau disebutkan namanya. “Bahkan saat di sungai malah melakukan semedi, saya kira sedang melakukan ritual, ternyata ada gangguan jiwa”, tambahnya.

Masyarakat sekitar yang melihat kejadian tersebut mencoba merayu untuk segera naik. Namun tetap saja tidak mau. Bahkan pihak Polsek Tembelang juga menurunkan anggotanya untuk membantu merayu agar naik dari sungai.

“Kami yang melihat kejadian tersebut, bersama polisi merayu dia untuk naik dari sungai”, tambah saksi di lokasi kejadian. Bahkan Rendi yang berpakaian cukup rapi, mengenakan jaket merah dengan sarung berwarna putih malah melakukan atraksi bersemedi di tengah sungai.

Karena aksinya, warga yang melewati jalan Mojokrapak penasaran

Kapolsek Tembelang, Kompol H. Ismono Hardi, SH, membenarkan adanya kejadian orang menceburkan diri ke sungai Gude-Ploso Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang. Serta menugaskan anak buahnya ikut merayu Rendi agar mau naik ke permukaan. Dan juga mengatur arus lalu lintas yang semula macet karena banyaknya warga yang menonton.

Setelah menelusuri informasi Rendi lebih lanjut, diduga yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan karena mendalami ilmu kebatinan. Bahkan gangguan jiwa yang dialaminya baru sekira 5 hari yang lalu.

Karena dirasa sudah lengkap informasi yang dikumpulkan kepolisian sektor Tembelang, maka yang bersangkutan diantarkan kepada keluarganya di Mojongapit, Jombang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *