Sel. Mei 21st, 2019

Polres Jombang ajak Netizen memerangi Hoax

Kasubbaghumas AKP Hariyono dengan Admin grup Facebook ILKJ 2 dan ISJ.

isjnews.com Jombang. Dalam rangka menjamin kondusifitas dunia maya, Humas Polres Jombang mengadakan pembinaan warganet (Netiizen) yang tergabung dalam Grup facebook Info Lantas dan Kriminal Jombang 2 (ILKJ 2) yang diwakili oleh Admin sdr. Wahyu Subianto dan Admin Info seputar Jombang (ISJ) sdr. Sudi Prihatin bertempat di Kantor Notaris Sri Wahyuni Jalan Urip Sumoharjo Jombang. Sabtu (19/1/2019) malam.

suasana akrab nampak dalam pertemuan antara Kasubaghumas Polres Jombang dengan admin ILKJ2 dan ISJ

Dilansir dari Tribratanewsjombang Kegiatan tersebut, untuk mengantisipasi penyebarluasan informasi melalui akun media sosial, terutama facebook. Dari sisi positif, warga menjadi cepat tahu akan adanya sebuah peristiwa yang terjadi. Namun disisi lain, terkadang kebenaran akan informasi tersebut, ada yang masih belum teruji kebenarannya sehingga menjadi hoax.

Dalam pertemuan ini, kepolisian mengingatkan agar bijak menggunakan media sosial (Facebook, Instagram maupun Twitter). “Yang perlu dicermati adalah informasi yang mengandung Sara, ujaran kebencian serta berita hoax. Apabila postingan mengandung hal-hal tersebut, agar segera dihapus,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang AKP Hariyono kepada warganet.

Sementara itu, Admin Info Lantas dan Kriminal Jombang 2 (ILKJ2) Wahyu Subianto mengharapkan adanya bantuan dari Polres Jombang dalam memerangi berita Hoax. “Kita sangat kualahan memerangi berita Hoax yang bersifat lokal” ungkap Wahyu. “Karena kurangnya informasi yang didapatkan untuk mengklarifikasi berita Hoax yang beredar sangat cepat sekali” imbuhnya.

Mantan Kasat Binmas ini menambahkan, bijak dan selektif dalam menyaring postingan di medsos, tidak lepas dari peran admin grup sebagai pengendali. Untuk itu Hariyono meminta agar admin tak segan menjalin komunikasi dengan pihaknya dalam menentukan atau menguji sebuah informasi apakah hoax atau bukan sebelum di upload. “Admin agar berkordinasi dengan Humas Polres Jombang, apabila mengalami kendala dalam menentukan berita tersebut resmi atau hoax. Jangan sampai berita yang menyebarluas dan terlanjur dikonsumsi publik terutama anggota grup, ternyata hoax,” pungkas Hariyono.

Sementara itu, dalam pertemuan selama sekitar 1,5 jam tersebut dihadiri sejumlah admin dan pengurus grup facebook yang eksis dan aktif membagikan informasi sejumlah kejadian di Jombang. Polisi berharap, ada pengecekan terlebih dahulu terhadaps sebuah informasi sebelum di upload. Kegiatan iini, akan digelar secara rutin dengan Warganet berbeda dengan tempat yang berpindah-pindah.

Editor Sudi Prihatin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *